Ada dua hal yang menarik di Piala Dunia 2018. Pertama, pulangnya tim-tim unggulan seperti Jerman, Brasil, dan Argentina sebelum babak semifinal. Kedua, gaya manajer tim nasional Inggris, Gareth Southgate, dengan rompinya yang terlihat unik.
Ketika artikel ini ditulis, Inggris sedang berupaya melaju ke babak final dengan mengalahkan Kroasia. Southgate dengan rompinya di pinggir lapangan memang terlihat berbeda dibanding manajer timnas lain yang memilih mengenakan setelan jas atau tracksuit yang kasual.
Begitu populernya gaya Southgate sampai muncul tagar #WaistcoatWednesday dan penjualan rompi di Marks & Spencer meningkat tajam. M&S adalah produsen dari setelan jas timnas Inggris.
![]() |
Gareth Southgate dan Rompinya yang Populer - cnn.com |
Keberadaan rompi di Inggris dimulai dari Raja Charles II yang mendeklarasikan pada tahun 1666 kalau rompi adalah bagian dari pakaian yang pantas dipakai di persidangan. Rompi sendiri masuk ke Inggris dibawa oleh para pengelana yang melihatnya di Persia dan India.
Pada abad ke-18 dan 19 rompi adalah salah satu pakaian utama. Umumnya berwarna terang, dan sering menggunakan warna yang berbeda dengan jasnya. Di akhir abad ke-19 rompi sering dipakai sebagai bagian dari 3-piece suit dengan jas dan celana yang berwarna sama. Namun popularitasnya menurun pada abad ke-20. Rompi tidak lagi menjadi sesuatu yang wajib, namun hanya pilihan.
Di Indonesia, rompi tergolong sesuatu yang langka. Paling umum dilihat dipakai oleh pengantin pria untuk melengkapi setelan jasnya, dengan bahan dan warna yang sama. Kita juga suka melihat rompi dipakai oleh pelayan restoran, petugas hotel, dan belakangan tukang cukur di barbershop modern.
Iklim tropis di Indonesia mungkin bisa menjelaskan kenapa rompi jarang dipakai. Karena rompi sendiri termasuk pakaian luar yang juga berfungsi sebagai penghangat. Kalau Anda harus memakai pakaian luar, mungkin lebih baik memilih jas atau jaket daripada rompi.
Penampilan Southgate juga menarik perhatian salah satu pembaca kami. Bambang menanyakan apakah ada perbedaan antara rompi yang dipakai sendiri (disebut odd waistcoat atau odd vest) dan rompi jas, serta pilihan warna apa yang cocok dipadukan dengan celana biru atau navy.
Secara bentuk, tidak ada beda antara odd vest dengan rompi jas. Namun bahan yang dipakai untuk odd vest biasanya lebih kasual. Warna abu muda atau cokelat muda bisa menjadi pilihan, karena mudah dipadukan dengan celana atau setelan jas berwarna biru, navy, abu, atau hitam.
![]() |
Tipe Rompi Kiri Atas yang Paling Umum - pinterest.com |
Satu lagi, kami pikir memadukan rompi dengan blazer kurang disarankan. Kemungkinan besar Anda malah akan terlihat berlebihan ketimbang fashionable. Namun rompi yang cenderung santai dan agak longgar serta berbahan kasual mungkin bisa dipakai untuk santai dengan celana jeans.
Selamat mencoba! Dan terima kasih untuk Bambang atas pertanyaaannya.
Katanya, gambar berbicara layaknya ribuan kata. Karena itu, kali ini kami akan menyajikan infografis menarik dari situs The Suits of James Bond.
Infografis semua dinner jacket yang dipakai James Bond ada di sini, dari warna, bahan, model, sampai detail kecil lainnya. Penting untuk menjadi pertimbangan Anda sebelum membuat dinner jacket, alias tuxedo.
Infografis Tuxedo James Bond - bondsuits.com |
Panasnya udara Indonesia, baik di musim kering atau hujan, memang cukup membuat berpikir sebelum mengenakan jas. Karena itu tipe jas yang unstructured bisa menjadi pilihan, salah satunya adalah safari jacket.
Model jaket ini kembali populer sejak dua tahun terakhir. Simpel, mudah dipasangkan dengan berbagai jenis pakaian dari formal sampai kasual. Dan di udara tropis, jaket ini tidak terlalu panas.
![]() |
Tobacco Safari Jacket - thearmoury.com |
Beberapa tailor Indonesia sudah membuat jaket safari versi modern. Tidak terlalu bernuansa militer seperti jaket aslinya, dan tidak terlihat seperti pegawai negeri (PNS) juga.
Kantongnya yang banyak juga sangat fungsional. Anda bisa menganggapnya sebagai utility jacket karena begitu banyak yang bisa dibawa, dari pena sampai buku catatan. Juga berguna untuk menaruh paspor kalau pergi ke luar negeri.
Jaket Safari A&E Tailors - instagram.com |
Jaket safari konon berasal dari jaket militer Inggris. Disebut safari karena jaket ini mulai digunakan di Afrika oleh para kaum elite Inggris untuk berburu sekitar akhir tahun 1800-an.
Pada pertengahan tahun 1900-an Hollywood turut mempopulerkan jaket ini dengan bantuan Clark Gable. Kemudian desainer Yves Saint Laurent mengenalkan jaket safari ke koleksinya, yang membuatnya dikenal di kalangan high fashion.
Umumnya bahan yang digunakan untuk jaket safari tradisional adalah katun drill dengan warna khaki. Namun sekarang berbagai bahan digunakan, dari linen sampai wol. Model awal jaket safari juga menggunakan ikat pinggang dan epaulette di bagian bahu. Kini modelnya lebih menyerupai kemeja sehingga lebih pas dipakai sehari-hari.
![]() |
Iklan Vintage Setelan Safari - acontinuouslean.com |
Di Indonesia sendiri, kita bisa melihat model jaket safari digunakan oleh presiden pertama Soekarno. Selain itu, para PNS juga mengenakan model kemeja safari sehari-hari dengan lengan pendek.
Kalau Anda tertarik dengan jaket safari, kami menyarankan agar mencari yang desainnya sederhana agar sesuai dengan era sekarang. Anda bisa memilih model kerah kemeja atau open collar, hindari ikat pinggang karena terlihat sangat militer, dan mungkin juga tanpa epaulette karena sepertinya tidak dipakai juga. Sebaiknya, hindari juga bahan katun dengan warna khaki kecuali Anda ingin terlihat seperti PNS.
![]() |
Pakaian Dinas PNS - sindonews.com |
Salah satu film aksi yang memiliki relevansi tinggi dengan dunia tailoring akan kembali tayang sebentar lagi. Kingsman dijadwalkan untuk dirilis pada 22 September, sebulan dari sekarang.
Di sekuelnya, para agen Kingsman akan bertemu agen Amerika Serikat bernama Statesman. Keduanya bahu membahu mencoba menyelamatkan dunia, sebuah kisah rutin di dunia spionase.
Kami sendiri akan menyambut film ini dengan semangat. Tapi untuk sementara, saksikan dulu trailer-nya dan baca kisah di balik mengapa sutradara Matthew Vaughn memutuskan menggunakan lokasi tailor Huntsman untuk film Kingsman.
Tuksedo sudah menjadi salah satu pilihan para pria Indonesia yang akan melangsungkan pernikahan. Karena itu kami rasa menarik untuk berbagi cerita soal sejarahnya dan juga detail yang tepat dari sebuah tuksedo.
![]() |
Dinner Jacket oleh Henry Poole - henrypoole.com |
SEJARAH
Berawal di tahun 1865, Bertie (Prince of Wales yang nantinya menjadi King Edward VII) meminta tailor Henry Poole membuatkan jas biru gelap pendek untuk dipakai di acara makan malam yang sifatnya informal. Henry Poole adalah salah satu tailor di Savile Row.
Pada saat itu, jas formal masih memiliki buntut. Sedangkan jas pendek (seperti yang kita pakai sekarang) hanya dipakai di dalam ruangan saja, umumnya terbuat dari beledu (alias velvet) karena membantu menyerap asap cerutu. Jas model ini kini dikenal sebagai smoking jacket.
Jas yang dipakai Bertie disebut dinner jacket. Namun akhirnya di dunia lebih terkenal dengan nama tuksedo. Ini konon karena teman sang raja, James Brown Potter, juga dibuatkan dinner jacket serupa oleh Henry Poole ketika sedang bertamu ke Inggris. Sekembalinya ke Amerika, jas barunya dipakai di acara di Tuxedo Park. Sejak itu nama tuksedo dipakai di Amerika dan mayoritas dunia, namun di Inggris namanya tetap dinner jacket.
DETAIL
Jadi detail apakah yang dari segi sejarah tepat untuk sebuah tuksedo? Hal ini penting untuk diketahui melihat cukup banyak tuksedo yang dibuat tailor Indonesia agak cacat detail.
Model
Model awal dan paling umum dari sebuah tuksedo adalah single breasted dengan kancing satu. Model ini membuat bagian dada pemakainya terlihat bidang karena V-shape yang cukup panjang. Model double breasted sekarang juga cukup sering dipakai, biasanya dengan model 4 kancing (dengan opsi 1 atau 2 kancing yang bisa dikancing di bagian kanan jas).
![]() |
Single Breasted dengan Shawl Lapel - blacktieguide.com |
Lapel
Anda bisa memilih peak atau shawl lapel. Peak lapel (seperti di foto Henry Poole) terlihat lebih formal, namun shawl lapel menunjukkan tampilan yang lebih rileks dan berbeda. Jangan pernah memakai tuksedo dengan notch lapel.
![]() |
Shawl Lapel - oliverbrown.org.uk |
Vent
Dinner jacket pertama dibuat tanpa belahan (vent) di bagian belakang. Tidak adanya vent membuat bagian belakang jas lebih bersih, walaupun lebih nyaman duduk dengan double vent (belahan kiri kanan). Sebuah tuksedo dengan single vent adalah kesalahan besar. Kalau sampai mendapatkan ini, minta agar dijahit supaya tertutup. Tuksedo dengan double vent umum ditemui sekarang.
No Vent - bondsuits.com |
Bahan
Bahan dari tuksedo berwarna biru tua (midnight blue) atau hitam. Umumnya warnanya cenderung tidak mengkilap agar tidak bertabrakan dengan bagian lapel yang akan dilapisi satin atau silk hitam. Tailor Inggris akan menggunakan bahan barathea. Dinner jacket berwarna krem hanya dipakai di acara yang santai atau musim panas, dipasangkan dengan celana hitam.
Tuksedo Midnight Blue - bondsuits.com |
Kantong
Kantong dada tuksedo memiliki model sama seperti jas pada umumnya. Kantong bawah berupa slit atau dua garis lurus, tanpa tutup. Kantongnya sendiri bisa memakai bahan satin seperti lapel, walaupun tailor Inggris akan membuatnya dengan bahan jasnya. Alasannya? Kantong mengkilap terlihat seperti tuksedo sewaan.
Kantong Berbahan Satin - egonbrandstetter.de |
Kancing
Kancing tuksedo berwarna hitam, umumnya sama dengan bahan lapel.
Kancing Satin - blacktieguide.com |
Celana
Celana tuksedo memakai bahan sama seperti jasnya. Bagian pinggirnya diberi lis dengan bahan yang sama seperti lapel. Kantong samping pada celana dibuat lurus sejajar dengan jahitan sehingga hampir tidak terlihat. Dan pastikan bagian pinggang celananya tidak terlihat dari luar, baik dengan memakai celana dekat atau di atas pusar, atau menggunakan cummerbund.
![]() |
Kantong Slit - masonandsons.com |
Kami harap penjelasan dan ilustrasi di tulisan ini dapat membantu Anda memahami lebih dalam mengenai tuksedo. Seperti biasa, bila ada masukan dan pertanyaan jangan sungkan untuk menghubungi kami.
Ketika petarung Conor McGregor muncul di konferensi pers jelang duelnya dengan petinju Floyd Mayweather, dunia jadi membicarakan McGregor. Bukan hanya soal laganya saja, tapi juga suit yang dipakai McGregor.
![]() |
FUCK YOU - newslines.org |
Pinstripe suit yang dipakainya ternyata merupakan deretan tulisan FUCK YOU kalau dilihat dari dekat. David August, brand yang membuat suit untuk McGregor, berupaya memasukkan karakter si petarung ke suit yang dipakai. Secara tidak langsung, tulisan itu juga seperti mencemooh Mayweather.
Bahannya sendiri dibuat oleh Huddersfield Fine Worsted, salah satu produsen bahan jas ternama di dunia. Bahan Inggris untuk petarung asal Republik Irlandia.
McGregor paham betul pentingnya perang mental sebelum naik ke atas ring. Dia juga tidak lupa menyindir Mayweather yang hari itu memakai tracksuit. Namun hasil akhirnya tentu tidak cuma bergantung pada pakaian atau mentalitas saja.
Hal serupa sebenarnya pernah dilakukan oleh mantan presiden Mesir, Hosni Mubarak, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Mereka memakai pinstripe suit yang bertuliskan namanya. Namun alasan mereka memilih bahan yang bertuliskan nama sendiri agak dipertanyakan. Entah karena narsis atau memiliki budget berlebih?
McGregor - independent.ie |
Dunia kerja di Indonesia terbilang cukup santai. Jarang sekali ada kantor yang mewajibkan para karyawannya memakai setelan jas. Apalagi sekarang juga presidennya lebih suka memakai kemeja putih dan celana hitam.
Memang celana hitam bisa dikategorikan netral, karena cenderung tidak “berwarna”. Namun kalau diperhatikan ssksama, celana hitam agak sulit dipadukan dengan sepatu lain yang bukan hitam dan kemeja yang bukan putih atau abu. Karena itu, celana charcoal jauh lebih berguna.
Charcoal, atau warna arang, terlihat hampir serupa dengan hitam. Tapi lebih mudah dipadukan dengan warna-warna lain. Anda jadi bisa lebih bebas memilih warna sepatu atau kemeja, dan bahkan sports jacket.
Gambar di bawah ini memperlihatkan bagaimana celana charcoal bisa membuat setelan jas menjadi lebih kasual.
Kiri, Setelan Jas Navy; Kanan, Jas Navy dan Celana Charcoal - martinfishertailors.com |
Lain kali, sebelum menjatuhkan pilihan pada celana hitam untuk kerja, coba bandingkan dulu dengan charcoal. Mungkin Anda bisa berubah pikiran.
Salah satu film favorit kami di tahun ini, La La Land, tidak hanya mengajarkan kalau cinta itu tidak berarti harus memiliki; tapi juga bagaimana seorang pria berpakaian dengan pantas, dari ukuran sampai kombinasi warna.
Sebastian (diperankan oleh Ryan Gosling) adalah seorang musisi jazz yang idealis dengan mimpinya untuk mempertahankan musik jazz yang terus digempur budaya pop. Mia (Emma Stone) adalah seorang wanita yang bercita-cita menjadi artis terkenal. Mereka bertemu, jatuh cinta, sembari berusaha mengejar mimpinya masing-masing. Akhirnya? Sebuah kisah cinta yang memikat nan realis.
Seb dan Mia - collider.com |
Sebagai musisi jazz yang mencintai jazz tradisional, Seb digambarkan memakai baju yang cenderung terbilang rapi untuk masa kini. Apalagi filmnya memang diset di era ini, bukan jazz age. Kemeja putih, celana gelap, dan sports jacket adalah tampilan sehari-harinya. Mewakili karakternya sebagai seorang pembela musik jazz.
Untuk menguatkan kesan Seb sebagai seorang performer, dia terus digambarkan memakai sepatu jenis spectator. Hampir di sepanjang film dia memakai sepatu ini, dengan kombinasi warna hitam putih. Unik dan stand out. Boleh dipakai kalau Anda percaya diri.
Kalau diperhatikan mendetail, pakaian Seb sebenarnya modern dan tidak mewakili era tertentu. Ada kombinasi dari tahun 1940-an sampai 1960-an, dari kemeja, celana, dasi, dan bentuk jaketnya. Namun kombinasinya dan ukurannya pas (mungkin juga karena faktor Ryan Gosling).
Dari segi ukuran, inilah bentuk yang menurut kami seharusnya dijadikan acuan dalam memakai sports jacket atau suit. Pas badan, tapi tidak ketat. Jauh dari obsesi kebanyakan pria sekarang yang memakai jas dan hanya fokus pada slim, slim, dan slim. Kadang tanpa melihat bentuk tubuhnya.
Ukuran yang Pas - eonline.com |
Kalau harus kami bandingkan dengan James Bond-nya Daniel Craig, kami akan bilang kalau setelan Ryan Gosling itu well tailored dan setelan Daniel Craig itu too tight. Perhatikan saja bagaimana bagian lapel jas di film Spectre menganga, dan otot bisepnya sering menonjol.
Kami juga menyukai setelan kemeja dan celana rapi yang dipakai oleh Seb dalam kesehariannya. Sementara mayoritas pria modern memilih untuk memakai T-shirt dan jeans, dia memakai celana formal dengan sepatu kulit.
Pemilihan sports jacket daripada setelan jas lengkap juga mewakili udara LA (lokasi film ini) dengan tepat. Dan ini cukup bisa diaplikasikan di Indonesia. Kami pikir lebih penting memiliki beberapa sports jacket yang bisa dikombinasikan dengan pakaian lain, ketimbang beberapa suit yang rapi dan tidak begitu versatile.
Warna biru dan cokelat untuk sports jacket (seperti yang dipakai Seb) adalah warna-warna aman dan bisa mudah dipadupadankan dengan baju Anda. Selain itu, warna abu dan hijau tua juga bisa menjadi pilihan.
Kemeja Krem dan Celana Cokelat - instyle.com |
Warna-warna kalem yang dipakai Seb juga menjadi backdrop untuk pakaian Mia yang lebih cerah. Sang pria lebih berfungsi menjadi pelengkap dari sang wanita, hal yang baik diaplikasikan ketika pergi ke undangan resepsi misalnya.
Pada akhirnya, seperti banyak hal dalam kehidupan, tidak ada yang benar-benar salah atau benar-benar benar. Anda bisa memilih untuk bergaya lebih rapi seperti Seb, atau santai seperti Keith (teman band-nya) dengan kaos dan sneakers. Karena pakaian itu juga cerminan diri kita.
Bentuk suit yang ideal berubah dari masa ke masa, membesar lalu mengecil dan lalu membesar lagi dan kembali mengecil lagi. Perubahan siluet dari dekade ke dekade sungguh menarik dilihat. Blog Street x Sprezza punya bahasan yang cukup komprehensif soal ini. Berikut rangkuman kami.
1920-an
Bentuk jas di era ini tergolong sangat ramping (slim) di bagian pinggang, hampir terlihat feminin, dengan posisi kancing dan kerah yang tinggi. Mulai pertengahan 1920-an, jasnya menjadi lebih longgar walau tetap terbilang slim. Cukup serupa dengan jas modern yang ada sekarang. Celananya pun demikian. Ramping, tapi tidak ketat.
1930-an
Di dekade ini, jasnya cenderung lebih longgar. Bagian dada dibuat lebih lebar, terlihat maskulin, namun pinggangnya tetap kecil. Posisi kancing pun menurun, menjadi sekitar pusar. Celananya juga menjadi lebih lebar, terkadang dengan bagian bawah kaki yang cukup mengembang, seperti cutbrai.
1940-an
Pada era ini, suit terlihat lebih kasual, lebih longgar. Pundaknya bertambah lebar, panjangnya juga ditambah, dengan posisi kancing yang rendah menciptakan bagian V yang lebih dominan. Pattern mixing pun mulai populer, memakai jaket yang berbeda dengan celananya. Celananya masih serupa dengan dekade sebelumnya, dan pleat menjadi pilihan.
1950-an
Di tahun inilah jas yang boxy muncul. Suit juga menjadi lebih polos, tidak lagi didominasi pattern seperti pinstripe di era sebelumnya. Ivy style dimulai pada dekade ini, sebuah tren yang sangat mempengaruhi dunia pakaian pria sampai sekarang. Celananya sendiri masih longgar seperti di tahun 1940-an.
1960-an
Ini tahun mod. Suit di beberapa tahun terakhir terlihat seperti di tahun 1960-an, dengan lapel cenderung lebih besar sekarang. Bayangkan The Beatles. Jasnya pas badan, lapel yang slim, dengan celana yang juga slim. Celananya umumnya tidak memakai pleat, namun menggunakan cuff. Dan perlahan, posisi pinggangnya menurun ke bawah, seperti memakai celana jeans.
Pada akhirnya, Anda bisa membandingkan mana siluet yang paling cocok dengan tubuh Anda. Tidak semua orang pantas memakai suit yang slim. Jas dengan extended shoulder dan bagian dada lebih lebar pun akan terasa lebih nyaman dipakai karena punya ruang gerak lebih. Diskusikan dengan tailor Anda dan nikmati perjalanan sartorial ini.
- Takamoru Yoshida
oleh Takamoru Yoshida
Pada dua dekade sebelumnya, mayoritas jas hampir didominasi oleh single vent. Bahkan di tailor sekalipun, pilihan ini hampir otomatis dibuat. Namun beberapa tahun terakhir tren kembali bergeser ke arah double vent.
Vent adalah belahan di bagian belakang jas. Single vent atau center vent berada di tengah, disebut juga belah satu atau belah belakang. Double vent atau side vent berada di samping, disebut juga belah dua atau belah samping. Selain itu, ada juga no vent. Anda pasti paham maksudnya, tanpa belahan.
Double Vent dan Single Vent - timothybarber.net |
Kalau Anda lihat kebanyakan pria yang sudah berumur, jas mereka umumnya menggunakan single vent. Dulu sekali memang jas single breasted biasa memakai single vent. Selain itu, single vent juga diasosiasikan dengan olahraga berkuda karena ketika Anda duduk memakai jas di kuda, belahannya akan membuka dengan pas. Karena itu juga banyak sports jacket yang memakai single vent, walau sekarang tidak selalu demikian. Single vent juga banyak dianggap merepresentasikan American look walau sekarang hampir semuanya sudah bercampur aduk.
Double vent adalah khas Inggris. Namun katanya sebelum akhir tahun 1960-an, para tailor di Inggris biasa membuat single vent untuk jas single breasted, dan double vent untuk jas double breasted. Ingat juga, jas double breasted harus memakai double vent. Sedangkan jas single breasted cocok menggunakan apa saja.
Mengapa double vent menjadi begitu populer belakangan ini? Karena para pria ingin memakai jas dengan waist supression (lekuk pinggang) yang cukup agresif. Double vent memiliki keunggulan dibandingkan single vent karena belahannya kemungkinan besar tidak akan terbuka. Double vent juga cocok untuk pria yang memiliki bagian belakang cukup besar. Dan Anda yang sering memasukkan tangan ke kantong.
Posisi Vent Ketika Memasukkan Tangan ke Kantong - veritasimage.com |
Pada akhirnya, keputusan berada di tangan Anda. Tidak ada yang salah memilih yang mana. Kecuali no vent yang sebaiknya hanya dipakai untuk tuksedo saja (bahkan mungkin lebih baik Anda memilih double vent untuk tuksedo).
oleh Takamoru Yoshida
Kecuali bekerja di dunia korporat, kemungkinannya kecil Anda memakai dasi setiap hari. Walaupun demikian, ada baiknya untuk berinvestasi setidaknya di lima macam dasi yang bisa dipakai mix and match dengan berbagai outfit.
Dasi pertama yang menurut kami harus dimiliki oleh setiap orang pria adalah yang mendukung warna jasnya. Idealnya, suit yang wajib dimiliki seorang pria berwarna abu-abu atau navy. Pilihan dasinya pun tidak jauh dari warna itu: biru atau abu atau hitam. Cari yang melengkapi warna jas Anda.
![]() |
Dasi Navy Grenadine Sangat Versatile - drakes.com |
Kedua, carilah dasi yang pantas dipakai ke acara pernikahan. Di dunia barat, wedding tie identik dengan warna campuran hitam putih, atau silver. Umumnya bermotif, tidak polos.
Ketiga, Anda juga memerlukan dasi yang cocok dipakai dengan setelan kasual. Dasi berbahan wol cocok untuk ini. Warna seperti hijau dan cokelat biasanya cukup mudah dipadu-padankan dengan beragam outfit.
Dasi nomor empat yang juga kami sarankan adalah burgundy. Warna ini sangat tepat dipadukan dengan navy dan charcoal suit. Kami menyukai baik yang polos maupun pindot (titik-titik kecil).
![]() |
Dasi Burgundy dan Jas Hijau Tua - thenordicfit.com |
Terakhir, untuk acara malam hari Anda membutuhkan dasi hitam. Bahannya bisa terbuat dari silk atau satin, yang terlihat lebih elegan di malam hari.
Kalau Anda penggemar bow tie, bisa juga untuk mengganti salah satu dari lima opsi di atas. Lebih baik lagi kalau memiliki lebih dari lima macam dasi.
Selain itu, Anda juga tidak harus terpaku membeli dasi yang polos. Dasi pindot dan dasi dengan strip diagonal juga bisa dipertimbangkan. Cobalah mencampur antara polos dan motif sehingga Anda memiliki variasi dalam berpakaian.
oleh Takamoru Yoshida
Kalimat yang cukup sering didengar dalam urusan pembuatan jas adalah membangun relationship dengan tailor. Apa maksudnya? Relationship di sini tidak seperti hubungan antara rekan kerja atau sahabat, tapi lebih ke arah kepercayaan. Hal ini berkaitan dengan bentuk jas yang Anda inginkan.
Di Inggris atau Italia, mayoritas tailor memiliki karakteristik jas buatan mereka. Huntsman, misalnya, memiliki house style yang khas Inggris: tegap, gagah, dengan padding cukup tebal. Sedangkan Anderson & Sheppard berada di kubu yang berlawanan, dengan house style yang soft, terlihat rileks. Para tailor di Napoli juga memiliki karakter, dengan lengan jasnya yang terlihat seperti lengan kemeja.
Oliver Spencer, tukang potong celana di Anderson & Sheppard - newyorksocialdiary.com |
Di Indonesia, kami lihat kalau mayoritas tailor belum memiliki house style yang berkarakter, yang sampai bisa menunjukkan kalau jas ini adalah buatan di tailor ini. Tapi hal ini bukan berarti Anda bisa pergi ke tailor mana saja.
Ada beberapa tailor senior yang lebih sering membuat jas untuk kalangan pejabat. Karena mayoritas kliennya lebih tua, maka bisa dibayangkan kalau bentuk jasnya cenderung lebih boxy. Kalau Anda pergi ke tailor ini dan menginginkan jas dengan lekuk pinggang yang agresif, kemungkinannya Anda tidak akan mendapatkan bentuk yang diinginkan. Alasannya sederhana: karena setiap tailor memiliki bayangan ideal versi mereka.
Dalam kasus di atas, mereka mungkin menganggap kalau bentuk pinggang yang Anda mau itu tidak pantas, terlihat seperti wanita, tidak sesuai dengan tubuh Anda, atau hal lainnya yang berada di luar kebiasaan mereka. Mereka tidak bisa disalahkan begitu saja kalau Anda akhirnya kecewa.
Karena itu kami menyarankan agar Anda mengunjungi dulu beberapa tailor sebelum memutuskan untuk membuat jas di mana. Mungkin saja Anda bisa melihat proses fitting yang dilakukan sehingga bisa melihat apakah tailor itu bisa mengakomodir keinginan Anda. Selain itu, di era digital seperti sekarang Anda juga bisa mencari foto-foto jas buatan mereka untuk melihat apakah style mereka cocok dengan Anda. Testimoni saja tanpa foto tidaklah cukup.
Kami paham kalau hal ini memang menambah waktu. Tapi untuk sebuah jas yang akan dipakai bertahun-tahun ke depan, lebih baik Anda melakukan riset terlebih dahulu. Jangan akhirnya seperti pepatah, ibarat nasi sudah menjadi bubur.
Selain itu, dalam proses fitting juga Anda sebaiknya mengungkapkan keinginan Anda. Ingin seperti apa jasnya. Tapi juga berilah kepercayaan kepada sang tailor, jangan terlalu mendikte karena ini memberikan kesan Anda ragu kepada mereka. Lagipula, kalau sampai Anda harus mendikte kemungkinannya Anda salah memilih tailor.
Semoga saran kami bisa membantu.
Pakai Apa sedang dalam proses meng-update harga tailor untuk menyesuaikan dengan harga tahun 2016. Terima kasih atas dukungan para pembaca selama ini.
Meskipun kemungkinan mayoritas pakaian kita didominasi oleh produk jadi (ready to wear), kebutuhan akan seorang penjahit tidak pernah pudar. Tidak perlu jauh-jauh. Coba saja sambangi pasar paling dekat dengan rumah Anda. Hampir bisa dipastikan ada tailor di sana.
Terlepas dari kemudahan membeli pakaian jadi (dan mungkin adanya kebanggaan memakai brand tertentu), sebuah pakaian hanya akan tampak bagus pada tubuh kita kalau potongannya pas. Dan kecuali Anda memiliki postur layaknya seorang manekin, umumnya pakaian jadi akan cacat ukuran di bagian tertentu. Panjang lengan atau lebar pinggang, misalnya.
Ukuran yang pas menjadi sangat penting terutama ketika kita memakai setelan jas. Di sini keahlian seorang tailor menjadi sebuah kebutuhan. Layaknya seorang dokter, anatomi tubuh Anda akan diperiksa. Postur Anda diteliti. Apakah bahu Anda tegap atau turun, apakah Anda berdiri tegap atau agak membungkuk, apakah posisi lengan Anda lurus atau sedikit mundur. Dari sini jas akan dibuat, disempurnakan sesuai dengan spesifikasi diri Anda.
![]() |
The Beauty Tailor di Plaza Indonesia |
Berikut ini adalah daftar harga tailor jas di Jakarta untuk tahun 2015-2016. Harga hanya untuk ongkos pembuatan jas saja (belum termasuk bahan). Diurutkan mulai dari yang harganya paling terjangkau:
Feng Sin
Feng Sin, di Gunung Sahari, menjadi bahan pemberitaan setelah membuatkan jas untuk Presiden Joko Widodo. Ongkos menjahit jas di sini Rp 2 juta menggunakan teknik lem (fused), dengan proses sekitar 2 minggu. Untuk teknik buntut kuda (full canvassed), ongkosnya Rp 4 juta dengan proses sekitar 20 hari.
Atang
Atang, di Pasar Baru, adalah anak dari Apin yang membuka bendera sendiri. Ongkos pembuatan jas di sini Rp 2,5 juta menggunakan teknik fused canvassed (memakai lem tipis untuk melapisi kain, baru memberikan lapisan buntut kuda untuk memberikan bentuk ke badan jas). Proses fitting dilakukan 1 kali dalam kondisi mentah (basted fitting), lalu menuju proses finishing.
A&E
Dengan konsep travelling tailor, A&E menggunakan teknik fused canvassed sebagai standar pembuatan jas. Ongkosnya Rp 2,5 juta dengan proses pembuatan sekitar 4 minggu. Fitting dilakukan 1,5-2 kali. Mereka juga melayani klien yang ingin menjahit jas dengan teknik buntut kuda, dikenakan ongkos tambahan.
A&E
Dengan konsep travelling tailor, A&E menggunakan teknik fused canvassed sebagai standar pembuatan jas. Ongkosnya Rp 2,5 juta dengan proses pembuatan sekitar 4 minggu. Fitting dilakukan 1,5-2 kali. Mereka juga melayani klien yang ingin menjahit jas dengan teknik buntut kuda, dikenakan ongkos tambahan.
Srivishnu
Srivishnu memiliki dua tempat, di daerah Sabang dan Pasar Baru. Untuk pembuatan jas dengan teknik lem ongkosnya Rp 2,5 juta. Untuk teknik buntut kuda, ada biaya tambahan Rp 1 juta sehingga total ongkos pembuatan jas menjadi Rp 3,5 juta. Prosesnya memakan waktu sekitar 2 minggu.
Apin
Apin memiliki cabang di Pasar Baru dan Pasar Mayestik. Ongkos pembuatan jas menggunakan teknik lem Rp 3 juta, dengan proses 3 minggu. Sedangkan untuk teknik buntut kuda ada tambahan ongkos dan prosesnya pun lebih lama. Fitting dilakukan 1 kali. Anda bisa meminta mereka membantu mencarikan bahan jas kalau ragu mencari sendiri.
Syun Lee
Elegante
Elegante, di Pasar Baru, dimiliki oleh anak dari Elegant. Ongkos menjahit jas Rp 3 juta, dengan teknik fused canvassed. Pada pembuatan pertama, Anda diharuskan membeli bahan dari mereka. Setelahnya, boleh membawa bahan sendiri. Agak disayangkan, mengapa mereka merilis brand bernama Kingsman.
Apin
Apin memiliki cabang di Pasar Baru dan Pasar Mayestik. Ongkos pembuatan jas menggunakan teknik lem Rp 3 juta, dengan proses 3 minggu. Sedangkan untuk teknik buntut kuda ada tambahan ongkos dan prosesnya pun lebih lama. Fitting dilakukan 1 kali. Anda bisa meminta mereka membantu mencarikan bahan jas kalau ragu mencari sendiri.
Simply Best
Simply Best di Jl. Balikpapan, Jakarta Pusat, mengenakan ongkos Rp 3,5 juta untuk pembuatan jas. Standar mereka menggunakan teknik fused canvassed. Prosesnya memakan waktu sekitar 2 minggu, dengan fitting mentah. Mayoritas klien mereka adalah pilot dari berbagai maskapai, dan juga pejabat pemerintahan.
Hariom's
Hariom’s memiliki dua lokasi di Pasar Baru dan satu cabang di Jl. Panglima Polim, Jakarta Selatan. Standar pembuatan jas mereka menggunakan teknik fused canvassed. Ongkosnya Rp 3,5 juta, dengan proses sekitar 2 minggu dan 1 kali fitting. Untuk teknik buntut kuda, ongkosnya Rp 6 juta.
Hariom’s memiliki dua lokasi di Pasar Baru dan satu cabang di Jl. Panglima Polim, Jakarta Selatan. Standar pembuatan jas mereka menggunakan teknik fused canvassed. Ongkosnya Rp 3,5 juta, dengan proses sekitar 2 minggu dan 1 kali fitting. Untuk teknik buntut kuda, ongkosnya Rp 6 juta.
Abie
Abie adalah tailor dari mantan menteri luar negeri Marty Natalegawa. Mayoritas pelanggan mereka berasal dari kalangan militer. Jas mereka menggunakan lem, tanpa buntut kuda. Proses pembuatan sekitar 10 hari dengan fitting 1-2 kali. Mereka memasang harga Rp 3,5 juta. Lokasinya terletak di Jl. KH Wahid Hasyim, tidak jauh dari Pasar Tanah Abang.
Hing
Hing berlokasi di Jl. Cideng Barat dan Barito, Jakarta Selatan. Tailor ini mengenakan ongkos Rp 3,5 juta untuk pembuatan jas dengan teknik fused canvassed. Proses pembuatan jas memakan waktu sekitar 2 minggu. Hing yang berlokasi di Barito memasang ongkos jahit jas Rp 4 juta. Sepertinya karena basis klien yang berbeda.
A Tham
A Tham, berpusat di daerah Ketapang, memiliki cabang di Plaza Indonesia dan Pondok Indah Mall. Semua teknik pembuatan jas di sini menggunakan lem, dengan ongkos Rp 3,75 juta. Untuk bahan wol yang lebih halus, ongkosnya Rp 4,25 juta. Mereka mengatakan sudah tidak menggunakan teknik buntut kuda lagi. Fitting dilakukan 1 kali dengan proses sekitar 3 minggu.
CYC
CYC, yang terletak di daerah Gajah Mada, memasang harga Rp 4 juta untuk ongkos jahit dengan teknik fused canvassed. Total proses pembuatan sekitar 2 minggu, termasuk fitting. Untuk teknik buntut kuda, mereka meminta tambahan ongkos menjadi Rp 4,5 juta.
A Thiam
A Thiam berada di Jl. Sukarjo Wiryopranoto, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Batu Ceper. Ongkos pembuatan jas di sini Rp 4 juta. Mereka biasanya menggunakan teknik lem, tapi juga tidak mengenakan ongkos tambahan kalau pelanggan meminta buntut kuda. Kata mereka, banyak orang sekarang ingin memakai jas yang ringan, sedangkan jas dengan buntut kuda terasa cukup berat.
Wong Hang
Wong Hang memiliki banyak cabang di Jakarta, termasuk di Mangga Besar, Pondok Indah, dan Kelapa Gading. Mereka juga memiliki cabang di kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar. Ongkos jahit jas di Wong Hang Rp 4 juta. Mereka menggunakan buntut kuda, tanpa lem. Fitting sekitar 1,5-2 kali. Prosesnya bisa memakan waktu sampai 1,5 bulan.
Brillington & Brothers
Brillington & Brothers adalah travelling tailor dengan basis lokasi di Kota Kasablanka. Pelanggan bisa membuat janji bertemu, di mana mereka akan membawakan contoh bahan dan melakukan pengukuran. Untuk ongkos jahit dengan teknik fused canvassed mereka mengenakan harga Rp 4,5 juta. Fitting dilakukan 1,5 kali.
Djie Fen
Djie Fen merupakan salah satu tailor tertua di Jakarta. Konon Bung Karno pun membuat jas di sini. Untuk ongkos menjahit jas, mereka memasang harga Rp 4,5 juta menggunakan buntut kuda tanpa lem. Proses pembuatan sekitar 2 minggu, dengan 1 kali fitting. Berlokasi di dekat stasiun kereta Sawah Besar.
Laxmi
Laxmi memiliki empat cabang, di daerah Pecenongan, Senayan City, Pacific Place, dan Kemang. Tailor ini populer di kalangan pejabat dan wakil rakyat. Ongkos membuat jas dengan teknik lem Rp 4,5 juta, sedangkan dengan teknik buntut kuda Rp 6,5 juta. Proses pembuatan sekitar 1 minggu sampai 10 hari. Fitting dilakukan 1 kali dalam kondisi jadi.
Exclusive
Exclusive terletak di Jl. Fatmawati, Jakarta Selatan. Kami dengar mereka memiliki hubungan dengan Kwong Tung. Ongkos pembuatannya Rp 4,5 juta dengan teknik fused canvassed. Prosesnya sekitar 2 minggu, dengan 1 kali fitting.
Lord’s
Lord’s yang berada di Plaza Senayan mengenakan ongkos Rp 5 juta untuk menjahit jas. Konstruksi yang digunakan dengan buntut kuda, tanpa lem. Proses pembuatan sekitar 10 hari, dengan 1-2 kali fitting tergantung postur klien dan bentuk jasnya.
Lord’s
Lord’s yang berada di Plaza Senayan mengenakan ongkos Rp 5 juta untuk menjahit jas. Konstruksi yang digunakan dengan buntut kuda, tanpa lem. Proses pembuatan sekitar 10 hari, dengan 1-2 kali fitting tergantung postur klien dan bentuk jasnya.
Biak
Biak, seperti namanya, berlokasi di Jl. Biak, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Roxy. Pembuatan jas mereka menggunakan teknik buntut kuda, tanpa lem. Perbedaan ongkos terletak pada jenis bahan yang dibawa. Untuk bahan wol biasa ongkosnya Rp 5 juta, sedangkan untuk wol yang lebih halus, seperti Zegna, ongkosnya Rp 6 juta. Alasannya karena metode pengerjaannya dan treatment ke bahan berbeda. Prosesnya memakan waktu sekitar 10 hari.
New Mico
New Mico terletak di Jl. Hayam Wuruk. Ongkos pembuatan jas di sini Rp 5 juta, dengan teknik lem. Mereka tidak menggunakan teknik lain lagi. Proses pembuatannya memakan waktu sekitar 1 bulan.
Kwong Tung
Kwong Tung adalah tailor yang populer di kalangan pejabat. Keluarga mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah salah satu pelanggan setia di sini. Berlokasi di Jl. Pecenongan dan Arteri Pondok Indah. Kwong Tung menggunakan metode fused canvassed untuk standar pembuatan jas. Ongkos pembuatannya Rp 5 juta, dengan proses sekitar 3 minggu.
Brutus
Brutus yang lebih terkenal dengan fashion suit mengenakan ongkos Rp 5 juta untuk pembuatan jas. Menggunakan lem saja, tanpa buntut kuda. Fitting dilakukan sekitar 2 kali, dengan proses pembuatan memakan waktu sekitar 1 bulan. Berlokasi di Grand Indonesia dan Pinangsia.
Elegant
Elegant berpusat di Jl. Hayam Wuruk, dan memiliki cabang di Jl. Wolter Monginsidi. Semua teknik pembuatannya menggunakan fused canvassed. Perbedaan harga terletak pada bahan. Kalau Anda membawa bahan wol biasa maka ongkosnya Rp 6 juta, sedangkan untuk bahan wol yang lebih halus, seperti Zegna, ongkosnya Rp 7 juta. Perbedaan harga ini karena alat yang digunakan berbeda.
The Beauty
The Beauty, di Jl. Hayam Wuruk dan Plaza Indonesia, mengenakan harga Rp 11 juta. Tidak memakai lem, jas dibuat dengan lapisan buntut kuda. Mereka memberikan opsi bahan semi wool tanpa tambahan ongkos kalau klien mau. Tapi kami pikir, sayang bila ongkos jasnya sudah begitu tinggi tapi bahannya bukan wol 100% (atau campuran dengan bahan alami seperti mohair atau cashmere). Proses pembuatan sekitar 1 bulan dengan 1 kali fitting dalam kondisi jadi.
***
Akhir kata, kami berharap daftar harga ini bisa membantu Anda untuk mencari tailor yang tepat dalam membuat jas. Bukan hanya masalah harga, mencari tailor yang memahami dan mau mengakomodir keinginan Anda juga sama pentingnya. Tapi setidaknya daftar ini bisa menjadi acuan awal sebelum Anda melangkahkan kaki untuk mendapatkan jas yang sempurna.
Tahun 2016 terasa lebih padat dibandingkan tahun 2015. Karena itu kami belum bisa menulis sesering tahun kemarin. Namun demikian, kami tetap berusaha untuk memberikan info-info seputar pakaian pria sebaik mungkin.
Kali ini, seorang pembaca bernama Dhany mengirim pertanyaan tentang permak jas. Sebuah pertanyaan yang mungkin bisa membantu banyak orang yang ingin memermak jas yang dibeli RTW, atau yang sudah tidak sesuai ukurannya. Kami juga menerima saran, kritik, dan lainnya melalui: askthearchetype@gmail.com
Perkenalkan, saya Dhany. Saya seorang fan dari blog Anda (Pakai Apa), karena saya hampir selalu mengambil referensi berpakaian dari informasi yang Anda tulis di blog Anda.
Meskipun dalam keseharian pekerjaan saya tidak mewajibkan memakai formal office attire, saya mempunyai jas yang saya beli sudah agak lama di Marks & Spencer. Karena kondisi badan sudah tidak sebesar dulu, jadi jas ini kelihatan sedikit kebesaran, terutama bagian pundak terlihat turun sekitar 1-2 cm (meski tidak kentara).
Saya mau tanya, apakah Anda ada referensi tailor untuk permak jas? Karena saya pernah baca bahwa untuk permak bagian pundak cukup sulit. Saya takut jika dibawa ke tailor biasa akan rusak. Akan tetapi, jas yang saya miliki adalah jas RTW dari department store yang harganya tidak seberapa mahal. Jadi jika tailor-nya juga yang terlalu sophisticated, harga yang harus dibayar mungkin agak kurang sebanding dari harga jas saya. Melihat hal ini, adakah tailor yang cocok dari segi kualitas dan harga?
Terima kasih atas perhatiannya.
Sebelum dan Sesudah Permak - styleforusuccess.com |
Berdasarkan pengalaman, selama ukuran jasnya tidak berbeda jauh dengan tubuh Anda sekarang, maka permak bagian apa saja masih bisa dilakukan. Tapi, terkait dengan pertanyaan Anda secara spesifik, permak pundak adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Alasannya sederhana, konstruksi sebuah jas itu diawali di pundak sehingga memermak pundak artinya sama dengan memermak keseluruhan jas.
Secara detail, dengan memendekkan bagian pundak maka bagian badan pun perlu disesuaikan. Selanjutnya, bagian tangan pun perlu dipermak untuk menyesuaikan dengan bagian badan. Hal ini bisa dilakukan, namun tailor biasanya akan mengenakan ongkos yang relatif mirip dengan ongkos menjahit jas baru. Dan hasilnya pun kemungkinan besar tidak akan sebagus menjahit jas baru.
Apalagi Anda bilang kalau jasnya itu dibeli di M&S, yang dari segi harga tidak terlalu mahal. Sayang rasanya untuk melakukan permak pundak. Selain itu, kalau pundaknya lebih besar maksimal hanya 1 cm di tiap sisi (1 cm kanan dan 1 cm kiri), kami pikir jasnya masih bisa dipakai. Coba lihat di cermin apakah pundaknya terlihat sangat kebesaran. Kalau tidak, mungkin Anda bisa memermak bagian pinggang saja sehingga kelihatan lebih ada siluet. Ini bisa dilakukan di tailor mana saja. Tentu harga akan menentukan juga tingkat kerapian pengerjaan.
Beberapa tailor besar yang kami tahu (yang tertulis di Panduan Harga Tailor) tidak melayani permak saja. Kecuali kalau Anda memang pelanggan reguler mereka. Saran kami, Anda bisa mencoba ke Pasar Mayestik atau Pasar Baru untuk memermak pinggang jas. Coba saja tanya ke beberapa tailor dan pilih yang cocok dengan Anda.
Semoga jawaban kami membantu.
-Takamoru Yoshida
oleh Takamoru Yoshida
Mayoritas pria yang saya temui di Indonesia memakai ikat pinggang, baik hanya sekedar aksesori atau untuk menahan celana supaya tidak turun. Sebenarnya, ada alternatif yang lebih baik, yaitu side adjuster.
Side adjuster terutama sangat berguna kalau Anda memakai suit. Karena setelan jas akan tampak lebih baik tanpa adanya kepala ikat pinggang yang menyembul di tengah-tengah. Anda akan terlihat lebih clean. Saya sangat menyarankan untuk menggunakan side adjuster logam kalau Anda membuat suit.
![]() |
Side Adjuster Logam - articlesofstyle.com |
Keunggulan dari side adjuster logam adalah praktis digunakan. Anda tinggal menarik talinya untuk mengencangkan celana. Sedangkan tab yang menggunakan kancing memiliki ukuran terbatas. Anda hanya bisa mengencangkan celana posisi tertentu. Cara lainnya adalah menggunakan suspender, namun tidak semua orang merasa nyaman dengan ini.
Side Adjuster Kancing - thesuitsofjamesbond.com |
Selain celana formal, side adjuster juga bisa digunakan untuk celana kasual. Saya menjahit chino yang menggunakan side adjuster. Namun memang karena bahan celana kasual yang cenderung lebih tebal, penggunaan side adjuster menjadi kurang efektif. Ikat pinggang menurut saya sangat pantas digunakan untuk celana kasual, seperti jeans dan chino.
Oh, ada juga yang perlu dipertimbangkan kalau Anda memakai celana dengan side adjuster tapi tanpa atasan jas atau jaket. Umumnya orang akan merasa janggal melihat celana tanpa ikat pinggang. Kalau Anda kurang merasa nyaman dengan ini, mungkin ada baiknya tetap memakai ikat pinggang. Saran saya kepalanya yang biasa saja, jangan terlalu menonjol seperti kepala berlogo “H”.
oleh Takamoru Yoshida
Baru saja saya kembali dari sebuah perjalanan ke luar negeri dan ini membuat saya berpikir: hal apa saja yang penting dibawa kalau bepergian ke luar negeri agar tampak pantas dan juga tetap nyaman?
Untuk membuat lebih runut, mari kita bagi menjadi empat bagian, yaitu atasan, bawahan, alas kaki, dan aksesori lainnya.
Memilih Pakaian - zegna.com |
Untuk atasan, saya pikir penting untuk membawa jaket atau/dan sports jacket. Sports jacket yang cukup versatile bisa berwarna abu-abu atau biru, dan bisa dipakai ketika Anda ingin tampil lebih rapi. Untuk jaket kasual, bisa apa saja mulai dari jaket jeans sampai Harrington. Pilih saja mana yang paling Anda suka. Saya pikir membawa satu sports jacket dan satu jaket sudah sangat cukup untuk bepergian sampai dua minggu.
Selain itu, bawalah kemeja putih atau biru muda yang bisa dipadankan dengan sports jacket dan jaket lainnya. Beberapa kemeja lainnya dan juga kaos polos akan sangat berguna. Polo shirt juga bisa menjadi alternatif.
Untuk bawahan, pastikan Anda membawa jeans atau chino karena mereka nyaman dipakai, baik ketika harus membawa barang berat atau jalan-jalan santai. Inilah definisi workwear yang sesungguhnya. Selain itu, bawalah satu celana rapi untuk dipadukan dengan sports jacket. Celana flanel abu-abu mungkin adalah yang paling versatile.
Soal alas kaki, saya paling suka mengenakan loafer ketika bepergian karena sangat mudah dipakai dan dicopot ketika harus melewati imigrasi. Tidak perlu repot-repot membuka dan memasang kembali tali sepatu. Bentuknya juga cocok untuk dipakai rapi atau kasual. Kalau Anda akan sering berjalan kaki, bawalah sneakers yang nyaman. Pengalaman saya, kalau Anda berjalan kaki lebih dari enam jam setiap harinya maka tidak ada yang mengalahkan kenyamanan sneakers yang bagus.
Dan jangan lupakan aksesori lainnya yang disesuaikan dengan pakaian Anda. Kalau memakai sports jacket, jangan lupakan pocket square atau dasi. Untuk ikat pinggang, bawa saja satu yang paling cocok dengan berbagai outfit Anda. Juga bawa kaos kaki secukupnya. Kalau Anda bisa sering mencuci pakaian, maka tiga atau empat pasang kaos kaki sudah cukup untuk agenda dua minggu.
Bawalah jam tangan favorit Anda. Karena jam sangat penting untuk menunjukkan waktu. Anda tentunya tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga.
Perhatikan juga musim di mana Anda akan pergi. Bila udaranya masih cenderung dingin, syal bisa menjadi teman yang baik. Begitu juga dengan sarung tangan. Kalau udaranya panas, mungkin Anda bisa membawa kacamata hitam atau topi.
Satu tip lagi, bawalah pakaian secukupnya. Tidak usah berlebih. Karena kemungkinan besar Anda akan berbelanja juga.
oleh Takamoru Yoshida
Saya perlu mencerna ini sedikit.
Memang sudah sejak akhir tahun kemarin saya mendengar kalau pemilik tailor Syun Lee menderita sejenis penyakit, tapi kabar yang disampaikan seorang pembaca blog Pakai Apa cukup mengejutkan. Katanya, pemilik Syun Lee telah meninggal dunia.
Syun Lee di Cikini - panpages.co.id |
Saya belum sempat berkunjung ke sana sehingga belum bisa memastikan kalau kabarnya benar atau tidak. Namun beberapa pembaca bilang kalau tokonya sudah tutup sejak awal tahun ini. Bahkan ada yang tidak bisa mengambil setelan jasnya yang sedang dalam proses pembuatan.
Kalau kabar ini benar, maka kami mengucapkan turut berduka cita. Syun Lee adalah salah satu tailor yang berkualitas di Jakarta. Banyak pelanggannya yang berasal dari kalangan pejabat, dan juga anak muda, yang puas dengan hasilnya.
Yang disayangkan, banyak tailor di Jakarta (kami tidak bisa bilang Indonesia karena tidak begitu paham pemetaan tailor di kota-kota lain) yang bisa dibilang one man show. Biasanya sang pemilik juga merangkap sebagai tukang potong, dan memegang kendali penuh dari tokonya. Begitu pemiliknya tiada, atau kemampuannya menurun akibat usia, maka tokonya pun perlahan memudar.
Coba kita bandingkan dengan tailor di Savile Row. Banyak toko di sana yang masih memegang brand-nya dengan kuat walaupun pendirinya sudah lama meninggal. Pola potongannya dipertahankan sehingga menjadi karakteristik dari tiap-tiap tailor. Potongan Huntsman yang tegap berbanding terbalik dengan potongan Anderson & Sheppard yang lemas, misalnya.
Hal ini yang kami pikir perlu dipikirkan oleh tailor lokal yang sudah memiliki nama besar. Jangan sampai kepergian pendirinya diikuti dengan kepergian tokonya. Semoga saja kita masih bisa melihat Syun Lee dibuka kembali, entah kapan.
Seorang pembaca bernama Donie melayangkan surat elektronik kepada kami menanyakan tentang bahan jas dan etika memakai jas. Pertanyaan semacam ini, juga saran dan kritik, bisa dikirim ke: askthearchetype@gmail.com
Selamat pagi,
Saya mau tanya, kalau bikin setelan jas (celana, vest, jas), bahan kain yang bagus dan pas (sesuai iklim indonesia) jenis apa? Karena ada jenis 100s, 120s, dst. Juga ada wool, cashmere, mohair, dll.
Berkaitan dengan artikel Jokowi dan Etika Berpakaian, saya mohon untuk dibagi ilmu tentang etika berpakaian, terutama jas. Kapan harus memakai jas dan lainnya, karena saya juga tidak mengetahui etika tersebut agar tidak salah di kemudian hari.
Atas jawaban dan penjelasannya kami sampaikan terima kasih.
Anderson & Sheppard - anderson-sheppard.co.uk |
Bahan yang cocok untuk iklim tropis adalah yang memiliki tenunan terbuka. Bahan seperti ini memiliki pori-pori yang lebar sehingga tidak panas. Biasanya penjual bahan akan menyebutnya bahan “tropikal”. Tapi walaupun sudah memakai bahan seperti ini, kemungkinan besar kita tetap akan berkeringat kalau memakai jas bukan di ruangan ber-AC. Maklum, Indonesia memang panas.
Mengenai bahan super, seperti 110s dan seterusnya, kemungkinan besar bahan yang dijual di sini itu hanya tempelan saja. Super sebenarnya mengindikasikan kehalusan bahan. Kelemahannya, bahan super cenderung lebih ringkih. Kalau ingin membeli bahan super yang asli, sebaiknya jangan di atas 120s kalau jasnya sering dipakai. Bisa-bisa celananya cepat robek.
Begitu juga dengan tulisan wool, cashmere, dan sebagainya. Sering sekali saya temukan kalau ini hanyalah tempelan saja. Bahan yang dijual adalah wol campuran (pedagang menyebutnya semi wol), namun diberi label macam-macam. Terkadang brand ternama seperti Armani, Gucci, dan lainnya.
Tidak perlu mempermasalahkan soal label ini, yang penting pastikan saja ke sang penjual kalau bahannya nyaman dan tidak panas. Semakin banyak campuran poliester, biasanya akan makin panas. Bahan yang ringan cukup digemari di Indonesia karena faktor iklim ini.
Perihal etika sudah cukup dibahas di artikel Jokowi, seperti Anda sebutkan. Yang terutama adalah untuk tidak mengancingkan kancing jas paling bawah. Lalu pakailah dasi dengan pantas, terikat kencang di leher. Usahakan agar lengan kemeja Anda sedikit menyembul dari lengan jas.
Anda bisa memakai jas kapan saja. Kami pernah membahas mengenai memakai batik atau jas. Juga mengenai jas yang harus dimiliki semua pria. Ini bisa dicari melalui label jas atau suit di blog ini.
Terima kasih atas pertanyaannya.
-Takamoru Yoshida
oleh Takamoru Yoshida
Tidak semua tailor di Indonesia menawarkan bahan yang berkualitas dan cocok dengan calon konsumen. Karena itu banyak yang memutuskan untuk membeli bahan sendiri dan membawanya untuk dijahit. Pertanyaannya, berapa meter bahan yang perlu dibeli?
Bahan Wol - englishsuitfabrics.com |
Berikut ini adalah estimasi banyaknya bahan yang perlu dibeli untuk pria Indonesia (kami mengambil ukuran yang aman dan cenderung berlebih):
- 2 piece suit memerlukan bahan sekitar 3,5 meter (kalau Anda termasuk ramping, bisa kurangi bahan 25 cm; bahan bermotif, seperti kotak-kotak, memerlukan lebih banyak material agar motifnya saling bertemu)
- 3 piece suit memerlukan bahan 4,5 meter (tambahan waistcoat alias rompi sekitar 1 meter)
- sports jacket atau atasan jas saja memerlukan bahan 2 meter
- celana memerlukan bahan 1,5 meter (kalau pinggang Anda kecil, 1,25 meter sudah cukup)
- rompi atau vest memerlukan bahan 1 meter (kurang lebih pemakaian bahannya sama baik kalau bagian belakangnya menggunakan bahan yang sama, juga lapisan satin)
Karena ini hanya estimasi dan panjang bahan yang perlu dibeli tergantung pada setiap individu, sebaiknya sebelum membeli Anda tanyakan kepada penjaga toko lagi untuk memastikan.